Jerman Tampil Sangar, Kosta Rika Ngotot

Juni 10, 2006 at 9:00 am 2 komentar

Oleh: Aryanto Abidin
Penikmat Bola

Stadion sepak bola Munchen menjadi saksi keperkasaan jerman atas Kosta Rika, pada pertandingan partai pembuka piala dunia. Di hadapan 60.000 penonton, Jerman membuktikan ketangguhannya atas Kosta Rika dengan skor 4-2. Dim menit-menit awal, Jerman memperlihatkan permainan cepat, serta umpan yang terarah dari kaki ke kaki. Hampir tidak ada bola yang terlepas percuma. Semua pemain memainkan peran dan berada pada posisi masing-masing. Walhasil, di menit ke enam babak pertama, Jerman unggul lebih duluan. Philip Lahm berhasil menggetarkan jala gawang Kosta Rica, sehingga memaksa Jos Francisco Porras memungut bola dari gawangnnya

Gol pertama ini diperoleh jerman lewat tendangan keras Philip Lahm dari sisi kanan pertahanan Kosta Rika. Bola meluncur keras meneyentuh tiang gawang sisi kiri kiper. Sungguh permainan yang mengagumkan. Di menit-menit awal Jerman memperlihatkan permainan yang cepat dan rapi. Enam menit kemudian Kosta Rica brhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Paulo Wanchope. Skor 1-1, tidak membuat Jerman menghentikan serangannya ke daerah pertahan Kosta Rica. Kerja kras dan prmainan yang rapi akhirnya membuahkan hasil. Menit ke-17 Jerman kembali menambah keunggulannya lewat kaki Miroslav Klose. Klose memperbesar keungulan Jerman pada menit ke-61. Tertinggal 3-1 justru tidak membuat Kosta Rika menurunkan tempo permainannya. Kosta Rika yang tampil ngotot, justru membuat gebrakan dengan serangan balik dan permainan yang cepat pula. Kosta Rica akhirnya mampu memperkecil kekalahan menjadi 3-2 pada menit-73. Gol kedua Kosta Rica ini lagi-lagi tercipta melalui striker tunggal Paulo Wanchope. Wanchope brhasil menyarangkan dua gol ke gawang Lehman

Unggul 3-2, tidak membuat tim asuhan Jurgen Klinshman ini ongkang kaki. Penampilannya yang sangar dan haus gol membuat tim yang dijuluki “Der Panzer” ini meningkatkan tempo permainan. Serangan yang yang bertubi-tubi, akhirnya membuahkan hasil. Di menit ke 86 gol cantik trcipta lwat kaki Torsten Frings. Gol cantik ini dihasilkan dari tendangan jarak jauh Frings dari luar kotak pinalti. Tendangan keras tersebut tidak mampu dihalau oleh Porras. Untuk keskian kalinya, Porras harus rela memungut bola di daerah gawanngya. Tertinggal 4-2 tidak membuat Kosta Rica tidak menyerah begitu saja. Kosta Rica tetap melancakan serangan ke daerah pertahanan Kosta Rica, dan sempat membuat barisan pertahanan Jerman sedikit Panik. Namun hal itu bisa diatasi oleh barisan pertahanan Jerman.

Jerman memang terkenal dengan tndangan jarak jauh keras serta terarah. Terbukti, beberapa kali pemain Jerman melakukan tendangan jarak jauh yang sangat keras. Beruntung Kosta Rika memiliki penjaga gawang yang tangguh. Hal ini justru berbanding terbalik dengan Jerman. Lehman Kebobolan dua bola. Hal ini menunjukan lemahnya daerah pertahanan Jerman serta kurang sigapnya Lehman dalam mengantisipasi bola yang datang dari arah Kosta Rika. Pertandingan pembuka ini menjadi pertandingan yang bersejarah spanjang sejarah piala dunia sejak diadakan pertama kali pada tahun 1930 di Uruguay. Skor gol terbanyak pada pertandingan pembuka diperoleh pada pertandingan antara Jerman dan Kosta Rika yakni enam gol (4-2). Sementara di pertandingan pila dunia pertama antara Prancis dan Mexico yakni lima gol atau dengan skor 4-1 untuk kemenangan Prancis. Maka tak salah, jika Jerman menjadi salah satu andalan saya. Hanya saja Jerman perlu memperbaiki bnteng pertahanannya. Seharusnya Jerman tak layak kebobolan dua gol. Di sisi lain, penjaga gawang jerman, Lehman belum tampil maksimal. Tidak sperti Kiper Oliver Khan yang tampil ngotot dan memukau, serta berani mengambil bola pada kondisi yang riskan. Hanya saja Ia dibangku cadangkan. Oleh karenannya, pada partai selanjutnya, Klinsman harus menurunkan Kiper Oliver Khan untuk mempertahankan gawangnya. Dicadangkannya Ballack juga sdikit berpengaruh terhadap penampilan Jerman. Namun kehadirannya untuk merumput, tentu sangat diharapkan. Sekali lagi, tak salah jika saya menjagokan Jerman. Saya tidak menargetkan Jerman lolos ke putaran final. Masuk permpat final aja sudah bagus untuk Jerman. Saya juga menjagokan Italia. Saya Memperediksikan Italia akan melaju hingga ke babak final. Terus bejuang Jerman dan Italia

Entry filed under: Sports. Tags: .

Menulis itu "Sexy" (Obat Kuat untuk Calon Manusia Indonesia Seutuhnya) Jerman “Tak Terkalahkan”, Argentina, don’t Cry!

2 Komentar Add your own

  • 1. deen  |  Juni 22, 2006 pukul 5:24 am

    mantep dah.. cucok jadi komentator bola…😀

  • 2. DeJaBlue  |  Juni 24, 2006 pukul 9:41 am

    Tengkyu yaa sudah datang di acara Biblioholic.. sering2 singgah dong..!! saya link yaa (nyomnyom) http://www.dejablue.blogdrive.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 21,804 hits

Arsip

Juni 2006
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

%d blogger menyukai ini: